Showing posts with label dogs. Show all posts
Showing posts with label dogs. Show all posts

Monday, December 13, 2010

(Some of) Weekend Pics

Pose sejenak dengan Coki.

Mirip2 ama keladi (tua2 keladi, makin tua makin keladi, red), Coki ini makin tua makin norak. Kenorakannya tidak kalah dengan Bingo, walau dia tetap lebih behave. Sabtu lalu gue pergi dengan ortu sampai Magrib, pulang2 gue disambut dengan luar biasa gembira (agak lebay malahan), pake lari2, pake bersin2, pake ngulet2, dan yang aneh adalah: pake gonggong2! Bener2 cari perhatian. Tampaknya dia sedih banget kami pergi seharian...

Lalu ini foto gue dengan Bonyok, ibunya Bodas.

Bener2 Bonyok ini sesuai dengan namanya: kulitnya jelek banget, sering banget bonyok!!!
Ughh!!

Friday, December 10, 2010

Kabar Kabari

Lama banget nggak ngeblog!!!

Alasan utama adalah karena kantor gue...
No, I'm not busy...
Hanya saja admin kantor gue ngeblok Blogspot dan ketika di rumah, semua mood untuk menulis sudah habis (karena keasikan main game, hehehe.)

Dalam tiga bulan ini, tidak banyak yang terjadi tapi tetep aja gue pengen nulis (maksa ya).

Pertama, gue berduka karena anjing gue tinggal LIMA. Bingo (kesayanganku yang supernakal, superkutu pula) hilang, dan yang kecil2 satu persatu diracun. Sekarang tinggal Coki, Bagong, Kirik dan dua anaknya (Goldi dan Friday).

Berita berikut2nya tidak begitu penting tapi gue keukeuh pengen nulis:

Oliver tetap lucu. Menggendut dengan sukses.

Dan mengikuti jejak Oliver, gue juga menggendut. Eh sebenernya udah lama gue naik berat badan, cuman bener2 sadar ketika gue nyoba2 kebaya lama (ex kawinan sodara2) dan TIDAK ada yang muat!!

G.U.B.R.A.K

Tampaknya gue harus terima kenyataan bahwa usia gue yang bertambah serta berhenti merokok (juga gak punya kelenjar tiroid lagi) membuat hidup menjadi lebih sulit (????).

Jadi sekarang gue bertekad untuk mengurangi porsi makan dan mengurangi gula. We'll see.

Sunday, September 12, 2010

Eid 2010

We have rituals during Eid.
My neighbors came to our house, my father took pictures of them, I gave the kids goody bags...

And the dogs looked sooo proud of my parents :)

Monday, August 2, 2010

Pups

Friday


Goldi => Goldie. She's very very nice. Love her. My favorite.


Frenli => he's so friendly


Ugly Broni :)

Saturday, May 1, 2010

Playful OPI

Here's pictures of Opi playing...with Bingo's tail :)


Our Dogs

these are my dogs, without Bagong. He wasn't there during photo session :)

Stupid dog, Bingo. He's Bule's pup.


New pups..no name yet. A neighbor found him in illegal landfil.


Kirik, with her 7 babies!


Coki and his cool ear....a dog bite his ear during a fight, I guess


Bule, the queen. Mother of Bagong and Bingo


Bingo and new pup

Wednesday, March 10, 2010

Duduk di Bagasi...dan Adopsi

Hari Minggu kemarin gue bawa anjing gue, Bule, ke dokter.
Di kemaluannya ada daging 'keluar', mungkin karena keseringan turun mesin jadinya longgar...

Duh, minum sari rapet aja, knape???!

Anyway, diperlukan banyak usaha untuk menangkapnya. Pertama ibu gue mencoba nangkep pas dia di depan. Tentu saja gagal dengan sukses. Jadi gue SMS dokternya

"Dok, pasien kabur. Nanti saya kabarin kalau udah ketangkep"

Akhirnya bisa juga dijebak. Dikasih makan di dalem ruang-anjing, tutup pintunya.
Ketangkep loe!!!

Bule dirantai dan...
gue gendong.

*sumpah, berat banget tuh anjing*

Wagon udah disiapin: pindahin barang ke Exe, alasin koran.

Biar Bule gak panik, gue ikutan juga duduk di bagasi wagon.

Wow, rasanya kayak naik X*ni@....goyang2!!!
BEda banget ama duduk di depan..

Belum lagi si Bule bau, ugh. Dan ada gelagat mual, mau muntah.
Yaiks...untung nggak.
Tapi gue udah persiapan perang: gue selimutin badan gue pake koran, hihihi.

Anyway, gue ke dokter hewan berasa mau arisan: si AA dan ibu gue ikutan!!

Lalu sampailah di dokter. Bule masuk kurungan, dan perhatian ibu gue tertuju pada kandang kecil berisi dua kucing, satu besar satu kecil....

"Dok, ini kenapa?"

"oh ini buat diadopsi. Ibu mau?"

Ibu gue langsung menggendong2 yang kecil. Tapi untuk kucing yang besar katanya mau ditanya ama yang ngasi.
(nah, bagian ini agak gak jelas..entah dititip entah 'dibuang', kok pake tanya2 ya padahal udah lama di klinik)

Jadilah gue pulang bawa satu kitten.
SAmpai rumah gue liat HP gue (yang ketinggalan karena kebirit2 pas bawa anjing), ada SMS dari dokter, katanya boleh diambil yang gede.

Belum sempat gue bales karena sibuk ganti baju, tiba2 dokter dateng ke rumah....bawa yang gede...

Jadilah gue adopsi dua kucing hari itu.

SAyang banget yang gede tampaknya gak betah..kata ibu gue, dia duduk terus di atas kandang gak mau makan...jadi ibu gue mencoba mindahin ke kandang yang pojok (biar gak keliatan ama kucing2 lain, bisa jadi dia stress liat kucing sebanyak itu!), eh dia malah kabur!!!

Ya sudah.

Thursday, September 17, 2009

The Most Expensive Dog I Ever Had

Sedikit cerita tentang anjing gue, Coki.

Tetangga gue kan ada yang piara soang. Soang ini rese' banget, suka masuk ke rumah gue dan nyosor nyokap gue. Ih mosok disosor di rumah sendiri??!
Anyway, anjing gue gak suka dan satu berhasil digigit Bule, abis itu mereka gak suka ke rumah lagi.

Lalu, kambing2 ini suatu hari masuk ke halaman rumah gue. Dan anjing gue murka. Satu berhasil kena gigit. Dan karena mereka lagi marah, sebagai imbas adalah kucing gue Charlie yang manja sama anjing jadi korban. Dia mati gara2 anjing. Entah Bagong atau Coki, tampaknya sih karena jantung karena kaget luar biasa.

Nah, dua minggu lalu itu lagi musim anjing kawin. Jadi mereka jarang di rumah. Dan lalu bokap gue dapet kabar kalau kambingnya tetangga mati, dibunuh anjing gue.

Wuidih! Antara percaya gak percaya, tapi akhirnya setelah mengadakan penyelidikan ala CSI (halah!), mereka memang mampu nyelusup diantara pager dan membunuh dua kambing.

Tampaknya basic instinct mereka keluar lagi, they just enjoyed the killing, they didn't eat the goats.

What a waste! Menyebalkan sekali! Mbok ya dimakan sekalian??!

Lalu pimpinan anjing, Coki, gue rantai. Dia berontak, nangis2 di rantai, tapi apa daya. Daripada tuman pengen bunuh kambing lagi?!

Lalu tali kulit rantainya lepas.

Untung larinya gak jauh. Masih mau dibujuk ma pacar gue, lalu gue gendong (ya, GENDONG hewan najis 15 kg) ke garasi.

Di garasi pun kelakuannya gak beda jauh. Nabrak2 garasi..ngerusak fiber, dan barang2 yang ada di dalamnya (ada peralatan bengkel/onderdil motor punya temen bokap).

Sepanjang malam pun nangis2. Sampai kemudian jam 3 (pagi) berenti.

....

....
Soalnya Coki ditungguin Pak Santo, hahahaha!!!
Katanya kasian, lagian berisik. Coki pun tenang kalau ditemenin.

Jadi, karena harus mengganti dua kambing, merapetin pager tetangga (biar anjing gue gak bisa nyelusup lagi), ongkos dan bahan, serta perbaikan garasi, untuk itulah gue bisa mengambil kesimpulan bahwa Coki adalah The Most Expensive Dog I Ever Had